Makalah Sejarah Perkembangan Lightpen, Touchscreen, dan Digitilizer

MAKALAH

KATA PENGANTAR
Alhamdulillahi Rabbil alamin, segala puji bagi Allah yang senantiasa menganugrahkan  nikmatnya kepada kita. Terkhususnya kepada saya karena dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan lancar.
Terimah kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini. Terimah kasih kepada Bapak Dosen Mata Kuliah Pengantar Ilmu Komputer yang telah memberikan tugas ini dan telah memberikan arahan dalam penyelesaian makalah ini. Tanpa adanya campur tangan beliau dan pihak-pihak yang tidak dapat saya sebut satu per satu munkin makalah ini tidak akan terselesaikan dengan lancar.
Makalah ini membahas tentang sejarah beberapa input device. Diantaranya lightpen, touch sreen, dan digitilizer graphic tablet.
Makalah ini masih sangat sederhana. Saya atas nama penyusun mengharapkan komentar-komentar serta saran dari pembaca yang akan di jadikan sebagai pembelajaran untuk mengubah atau memperbaiki kekeliruan saya pada makalah ini dan juga agar makalah selanjut nya akan mendekati kesempurnaan.
wassalam
penyusun

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
B.    TUJUAN
C.    MANFAAT
BAB II PEMBAHASAN
A.    LIGHTPEN
B.    TOUCHSCREEN
C.    DIGITIZER GRAPHIC TABLET
BAB III PENUTUP
KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika (telematika) saat ini sangat pesat sekali. Perkembangan teknologi tersebut telah menciptakan suatu revolusi yang disebut dengan revolusi informasi, dunia sekarang terikat menjadi satu oleh sistem elektronik yang menyalurkan berita dan data dengan kecepatan cahaya ke seluruh tempat di dunia ini.
Alat input adalah merupakan salah satu contoh teknologi yang terkait dengan komputer yang semakin hari juga semakin mengalami perkembangan. Namun apakah perkembangan yang dialami ini, orang-orang telah mengetahui bagaimana awal perkembangan teknologi sampai sekrang ini, bagaimana awal mulanya, siapakah perintisnya.
Nah, dalam makalah ini akan dibahas beberapa sejarah tentang input device, dalam hal ini alat input langsung. Diantaranya yaitu light pen, touchsrcreen, dan digitizer graphic tablet.
1.    Tujuan
Tujuan pembuatan makalah ini yaitu,
a.    Memenuhi tugas dari dosen MK PIK
b.    Mengetahui sejarah perkembangan alat input langsung (light pen, touchscreen, dan digitizer tablet)

2.    Manfaat
Manfaat diterbitkannya makalah ini tidak lain untuk memberi informasi kepada para pembaca tentang sejarah lightpen, touchscreen, dan digitizer table. Dengan mengetahui sejarah dari alat input tersebut, kita dapat termotivasi untuk lebih mengembangkan lagi alat-alat input yang ada saat ini, mengingat perkembangan teknologi tidak akan ada hentinya sepanjang zaman.

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Lightpen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.
Light pen pertama kali diciptakan sekitar tahun 1952 sebagai bagian dari proyek Whirlwind di MIT (Massachusetts Institute of Technology), di bawah kepemimpinan Jay Forrester. Selama tahun 1960-an light pen yang umum di terminal grafis seperti IBM 2.250 , dan juga tersedia untuk 3270 IBM terminal teks saja. light pen mulai gunakan selama awal 1980-an.
Dengan menggunakan lightpen, kita dapat langsung memasukan data, baik berupa angka maupun huruf ke dalam CPU melalui layar monitor. Walaupun menggunakan lightpen, tombol-tombol pada keyboard masih dibutuhkan juga antara lain untuk mensetting angka atau huruf menurut jenis huruf yang terdapat pada komputer dan waktu eksekusi.
Lightpen merupakan inovasi terbaru dari perangkat input karena alat ini digunakan seperti layaknya kita menulis pada sebuah kertas. Pada lightpen terdapat sebuah kabel yang menghubungkan antara lightpen dengan monitor, sehingga monitor yang digunakan bukanlah monitor yang biasa dipakai melainkan monitor khusus yang memiliki kabel penghubung dengan lightpen, misalnya Notebook Sharp menghubungkan lightpen dengan sebuah kabel halus ke komputer dan lightpen tersebut digunakan untuk menuliskan pada sebuah bidang daftar atau tidak dituliskan ke layar monitor. Pengunaan lightpen ini biasanya menggunakan program untuk rancang bangun, misalnya CAD (Computer Aided Design) atau CAM (Computer Aided Manufacturing).
Dari berbagai macam fungsinya, light pen juga memiliki kelebihan serta kekurangan. Berikut garis besat dari kelebihan dan kekurangan lightpen.
Kelebihan:
1.    Direct pointing device (kendali langsung di permukaan layar).
2.    Tidak memerlukan koordinasi antara mata dengan tangan.
3.    Pengguna dapat langsung mengubah / memanipulasi apa yang tampak pada layar komputer.
4.    Sangat berguna sebagai pointing and positioning device.
Kekurangan:
1.    Saat menggunakan lightpen, sebagian layar tertutup oleh tangan.
2.    Physical fatigue (kelelahan) atau melelahkan tangan.
3.    Tangan jauh dari keyboad.
4.    Light pen harus di angkat.
5.    Light pen dapat mengganggu layar.
6.    Gampang rusak atau patah
7.    Mudah hilang
B.    Touchscreen
Sejarah layar sentuh (touchscreen) berawal  Pada tahun 1971, dahulu dikenal dengan istilah “Touch Sensor” yang dikembangkan oleh Doktor Sam Hurst (pendiri Elographics) sekaligus sebagai seorang instruktur di University of Kentucky. Sensor ini disebut “Elograph,” dan telah dipatenkan oleh University of Kentucky Research Foundation. “Elograph” ini tidak transparan seperti touchscreens modern, namun demikian elograph telah menjadi tonggak sejarah yang signifikan dalam teknologi touchscreen.
Pada tahun 1974 touchscreen pertama sesunggunya yang telah dilengkapi dengan permukaan transparan dikembangkan oleh Doktor Sam Hurst dan Elographics
Pada tahun 1977 Elographics dikembangkan dan dipatenkan dengan teknologi lima-kawat resistif, yaitu teknologi touchscreen yang paling populer digunakan saat ini. Touchscreens akhirnya menjadi hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari.
HP-150 dari tahun 1983 telah menjadi salah satu komputer paling awal di dunia touchscreen komersial. Sesungguhnya tidak memiliki touchscreen dalam artian sempit, melainkan ia memiliki tabung CRT Sony 9″ yang dikelilingi oleh pemancar dan penerima infra merah, yang mendeteksi posisi setiap obyek non-transparan di layar
Awalnya touchscreens yang semula hanya bisa merasakan satu titik kontak pada satu waktu, dan hanya memiliki sedikit kemampuan untuk merasakan seberapa keras seseorang menyentuh. Kini telah mulai berubah dengan komersialisasi dengan teknologi multi-touch. PC tablet yang digagas oleh apel komputer dan diikuti oleh merek-merek terkenal dunia lainnya telah menjadikan touchscreen multi-touch menjadi interface utama dengan berbagai kemampuan yang disediakannya. Cara Kerja Touchscreen Secara sederhana, cara kerja sebuah layar sentuh adalah menerjemahkan input sentuhan yang diterima menjadi posisi koordinat pada layar, kemudian mengeksekusi perintah tertentu yang sesuai dengan gambar yang disentuh pada layar. Sebenarnya bukan gambar tersebut yang memicu eksekusi perintah, tetapi koordinat dari sentuhanlah yang memicu eksekusi perintah.
C.    Digitizer Graphic Tablet
Graphic tablet adalah alat input yang memungkinkan penggunanya untuk menggambar pada komputer dengan tangan, seperti menggambar di atas kertas.
Graphic tablet (yang selanjutnya hanya disebut tablet) terdiri atas sebuah alas datar di mana penggunanya dapat menggambar di atasnya dengan menggunakan sebuah stylus yang terhubung ke alas tersebut. Stylus berbentuk seperti sebuah pulpen biasa, namun tidak menggunakan tinta. Hasil menggambar di atas alas biasanya tidak ditampilkan di alas tersebut, tetapi di layar monitor (kecuali untuk beberapa tipe graphic tablet tertentu).
Tujuan dari diciptakannya graphic tablet adalah untuk meningkatkan akurasi dan kepresisian dalam proyek –proyek desain grafis.
Tablet tulisan tangan elektronik pertama adalah Telautograph, dipatenkan oleh Elisa Gray pada tahun 1888. Elisha Gray paling dikenal sebagai penemu sezaman telepon untuk Alexander Graham Bell.
Tablet grafis pertama menyerupai tablet kontemporer dan digunakan untuk pengenalan tulisan tangan oleh komputer adalah Stylator pada tahun 1957.
Sering salah dinyatakan sebagai tablet digitizer pertama adalah RAND Tablet, juga dikenal sebagai Grafacon (yang untuk Konverter Grafis), diperkenalkan pada tahun 1964. The Tablet RAND digunakan grid kabel di bawah permukaan pad yang koordinat horizontal dan vertikal di encoded sinyal magnetik kecil. Stylus akan menerima sinyal magnetik, yang kemudian dapat diterjemahkan kembali sebagai informasi kordinat.
Graphic tablet mulai terkenal di akhir 1970 dan awal 1980-an mengikuti kesuksesan ID (Intelligent Digitizer) dan BitPad yang dibuat oleh SummaGraphic Corp. Graphic tablet ini banyak digunakan sebagai alat input untuk banyak program CAD (Computer Aided Design) sebagaimana banyak dijadikan satu paket dengan penjualan PC dan program AutoCAD.
Summagraphic juga membuat versi pabrikan dari BitPad yang dipasarkan oleh Apple Computer sebagai aksesori komputer buatan mereka. Tablet jenis ini menggunakan teknologi ‘magnetostrictive’ yang menggunakan jaringan yang terbuat dari alloy spesial yang diregangkan ke dalam sebuah lapisan padat untuk mengukur secara tepat letak stylus atau kursor.
Tablet untuk PC rumahan yang pertama adalah KoalaPAD, walaupu awalnya ditujugan untuk digunakan pada Apple II, KoalaPad memeperluas penggunaannya hingga dapat digunakan pada TRS-80, Commodore 64 dan komputer Atari 8-bit. Sebenarnya Atari sendiri juga memproduksi Graphic tablet dan diakui kualitasnya cukup baik.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
1.    Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor), pertama kali diciptakan sekitar tahun 1952 sebagai bagian dari proyek Whirlwind di MIT yang mulai digunakan sejak awal 1980-an.
2.    Touchscreen pertama kali pada tahun 1971 dikembangkan oleh Doktor Sam Hurst (pendiri Elographics). Touchscreen adalah suatu piranti elektronika yang memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai output (media untuk menampilkan UI) dan sebagai input perintah (media yang memberi masukan apa yang akan dikerjakan).
3.    Digitizer grafik tablet adalah alat input yang memungkinkan penggunanya untuk menggambar pada komputer dengan tangan, seperti menggambar di atas kertas. dipatenkan oleh Elisa Gray pada tahun 1888 dan mulai terkenal di akhir 1970 dan awal 1980-an mengikuti kesuksesan ID (Intelligent Digitizer) dan BitPad yang dibuat oleh SummaGraphic Corp.

DAFTAR PUSTAKA

http://berita-apa-saja.blogspot.com/2012/08/sejarah-ditemukannya-touch-screen-layar.html

http://heartframe.wordpress.com/tag/sejarah-touchscreen

http://forkilled.blogspot.com/2011/12/light-pen.html

http://agil01mark.blogspot.com/2009/05/light-pen.html

http://di2tdrifter.wordpress.com/2008/04/02/graphic-tablet/

http://manggaduakomputer.co.id/component/content/article/42-reviewproduct/85-sejarah-perkembangan-teknologi-komputer-tablet.html

Advertisements

About segalanya selalu indah

Mahasiswi Universitas Negeri Makassar Fakultas Teknik jurusan Teknik Elektro Prodi PTIK (Penididikan Teknik Informatika dan Komputer) Angkatan 2012 .....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s