PTIK (reaktor)

 Foto0123

Sabtu, 6 april 2013, merupakan salah satu hari bersejarah bagi masyarakat reaktor. Pada tanggal 6 april, selang beberapa hari yang lalau, diadakan rapat akbar reaktor yang membahas tentang inagurasi yang akan di laksanakan bulan ini. Rapat ini merupakan sebuah rapat dadakan yang dilaksanakan karena minimnya partisispasi angkatan reaktor dalam merealis inagurasi. Para senior kecewa akan hal tersebut, sehingga para panitia inti inagurasi ini berkomitmen untuk menghadirkan minimalnya 70% dari keseluruhan masyarakat reaktor dalam rapat ini guna membahas dan menunjukkan kepada senior keseriusan dalam pelaksanaan inagurasi yang telah dijadwalakan akan  dilaksanankan pada tanggal 26 april mendatang.
Inagurasi yang tersisa -20 H memang sangat memprihatinkan ketika melihat partisispasi angkatan reaktor yang minim. Rapat pada hari sabtu lalu tersebut menghadirkan senior-senior dalam memandu rapat akbar ini. Terlihat saat itu menyempatkan diri untuk hadir ketua himpunan mahasiswa elektro, ASWAD dan senior lainnya yang menjadi stering inagurasi.
Mengawali rapat inagurasi tersebut para senior menagih janji yang telah dilontarkan oleh para panitia inti, dimana keatua panitia inagurasi tahun ini adalah mahasiswa prodi ptik 01, Mario. Setelah diabsen kiranya situasi menjadi miris, angkatan reaktor yang hadir bahkan tidak mencapai 50% hal tersebut membuat para senior semakin kecewa dan berniat untuk tidak meneruskan pendampingan dalam mempersiapkan acara inagurasi ini.
Namun para reaktor bersih keras untuk tetap mempertahankan stering, banyak pertimbangan yang diperhadapkan kepada para senior stering. Berbagai alasan ketidak hadiran teman-teman yang sedang berhalangan dipaparkan masing-masing ketua tingkat masyarakt elektro. Namun demikian banyak pula tanggapan balik oleh para senior kepada reaktor yang membuat rapat akbar kemarin bernuansa horor. Suasana tegang pun yang dirasakan reaktor, terlihat dengan adanya mahasiswi yang tak dapat membendung air matanya. Apalagi ketika itu nama reaktor nyaris di hanguskan oleh senior, karena merasa nama tersebut tidak pantas ada dalam area teknik ditinjau dari kesombongan para reaktor yang enggan menunjukkan solidaritasnya yang hanya terus menerus menunjukkan keacuhannya terhadap lingkungan teknik yang sebenarnya.
Seorang mahasiswi melontarkan pendapatnya ketika itu, menurutnya Tentu teman-teman yang lain juga memiliki kesibukan dengan kegiatan lainrlalu aktif dalam persiapan inagurasi ini, “apalagikan sudah ada pengurus inti, kami percaya kepada mereka, toh mereka sanggup kok untuk persiapan ini, apalgi inagurasi ini persiapannya sudah lama, mulai dari bulan 12 lalu, tidak munkin dalam rentang waktu itu hanya inagurasi saja yang di urus”, begitulah lontaran mahasiswi berinisial IP tersebut saat diwawancara.

Foto0117
Menanggapi pernyataan tersebut, terlontar dari senior pendaamping bahwa inti inagurasi ini tidak berfokus pada acara pentas yang akan dilaksanakan, “jadi perlu adinda-adinda tahu bahwa yang kita butuhkan disini bukan hasil, tapi kita disini melihat prosesnya.. sekali lagi prosesnya’, proses yang dimaksud adalah bagaimana pada acara ini para junior yang merupakan tamu baru di area teknik dapat berbaur akrab dengan senior.
Selanjutnya dalam rapat tersebut senior stering menanyakan sebenarnya apa yang menjadi kehendak dari junior sehingga dalam persiapan inagurasi ini hanya minim, apakah stering inagurasi perlu diganti. Secara spontan para peserta berarguument bahwa tidak perlu ada penggantian stering, tetap kak adul dkk yang mendampingi reaktor dalam persiapan inagurasi hingga semuanya selesai. Komitmen oleh reaktor bahwa kekecewaan para senior akan di tawar dengan keintensifan pengajakan terhadap teman-teman yang kurang berpartisispan dalam inagurasi akan benar-benar dilaksanakan dan ditunjukkan.
Para senior pun akhirnya memberikan lagi kesempatan kedua untuk mendampingi persiapan inagurasi, meskipun pada rapat itu para reaktor merasakan sebuah insiden kecil dalam membela nama reaktor yang nyaris di bakar. Tetapi senior pendamping bangga karena semangat membara yang mnampak dari reaktor dalam pembelaan ketika nama reaktor akan dibakar tersebut. Senior pendamping pun menyatakan bahwa inilah sebenarnya yang ingin dilihat, semangat yang seperti ini lah yang seharusnya selalu dijaga.
Pesan terakhir para senior bahwa jangan lah selalu di panas-panasi lalu reaktor baru bergerak menunjukkan solidaritas dan semangatnya, hendaknya  timbul dari kesadran sendiri. Suasana tegang rapat pun hillang, dan senior pun melemparkan senyum termanis dengan penuh rasa kekeluargaan kepada para junior. Inagurasi tetap berlanjut, reaktor mesti ada di area teknik. 26 april mendatang sedang menanti.
Rapat diakhiri menjelang ashar yang dimulai sejak sebelum dhuhur. Penutup rapat tersebut diadakan pertunjukkan pentas-pentas sebagai geladi kotor yang akan di pentaskan dalam malam inagurasi mendatang disertai dengan makan bersama semua peserta rapat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s